Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution menerima bantuan paket ikan sehat bermutu dari Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas I Pekanbaru, berlangsung di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Kamis (14/05/20).


Pemprov Riau akan Lakukan Berbagai Upaya Antisipasi Kelangkaan Pangan
pekanbaru | Kamis | 14 Mei 2020 | 20:00:49
Redaktur : wisly | Penulis : adv

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus melakukan upaya guna mengantisipasi dan mencegah terjadinya krisis pangan selama Covid-19 (Virus Corona).

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution saat melakukan video confrence dengan Staf Ahli Bidang Ekonomi Pusat dan Kementerian Pertanian di gedung daerah, Kamis (14/5/2020) siang.

"Ketersedian pangan benar - benar harus kita perhatikan. Dan jangan sampai di tengah pandemi covid-19 ini kita mengalami krisis pangan, kita harus betul - betul menjaga agar pasokan pangan tetap stabil," ungkap Wagubri, Edy Natar Nasution.

Untuk mengantisipasi kelangkaan pangan tersebut, sambung Wagubri, Pemprov Riau telah melakukan langkah - langkah dan upaya dengan memanfaatkan lahan kosong agar bisa ditanami tanaman pangan supaya dapat membantu stok pangan di daerah.

"Upaya ini tentunya sangat membantu agar tetap memproduksi sehingga kesediaan pangan tetap aman," ujarnya.

Wagubri menjelaskan, dalam pelaksanaan pemanfaatan lahan kosong di daerah masing-masing juga telah diinstruksikan Gubernur Riau kepada seluruh kabupaten/kota se-Riau.

"Meskipun Riau pangannya relatif aman, tetapi kita tidak bisa dengan mengandalkan itu saja. Karena kita tidak tahu covid-19 ini akan berlangsung sampai kapan, sebab itu kita harus mencari solusi/ langkah - langkah supaya pangan kita tetap aman," tuturnya.

Wagubri mengajak semua komponen dan pemerintah kabupaten/kota di Riau untuk menjaga ketahanan pangan. Jangan sampai terjadi kelangkaan sembako serta kebutuhan pangan.

"Semua komponen yang ada menjaga agar tidak terjadi kelangkaan sembako dan kebutuhan pangan. Konsumen jangan sampai terganggu dan ketepatan dalam pasokan diperlukan. Silahkan setiap kabupaten dan kota menanam pangan sesuai karakteristik dari tanah di daerahnya masing-masing," ungkap Wagubri.(adv)


Berita Lain..

 Pengusaha Toko Membandel di Inhu akan Disanksi
inhu | Minggu , 20 September 2020



 Karyawan PTSI mitra RAPP Raih Abdi Yasa Teladan 2020
pelalawan | Minggu , 20 September 2020