Penggagas Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan, Toni saat mendonorkan darah.*


Kumpulkan 2560 Kantong Darah
Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan Raih Rekor MURI
huawen | Rabu | 20 Mei 2020 | 20:04:41
Redaktur : wisly | Penulis :

PEKANBARU - Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan tercatat di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai capaian donor darah secara bertahap terbanyak bulan Ramadhan. Hingga hari terakhir, Rabu (20/5/2020) total terkumpul 2560 kantong darah.

Pemberian penghargaan berlangsung di Lancang Kuning Ballroom Hotel Furaya, Rabu (20/5/2020) lewat teleconference dari Jakarta bersama pendiri MURI, Jaya Suprana.

Jaya Suprana mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Gerakan 1000 Kantong Darah dan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Pekanbaru.  "Ini bukan rekor biasa,  tapi ada nilai kemanusiaan yang sangat tinggi," terangnya.

Ditambahkannya,  rekor sangat membanggakan Indonesia,  karena sampai saat ini belum ada di Idunia yang mencapainya.

Sementara itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru, Drs H M Noer MBS SH M Si MH memberikan apresiasi kepada Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan yang telah membantu PMI dalam menyediakan stok darah.

Ketua Pelaksana Relawan Peduli Covid-19 Riau, Dirmanto Chang didampingi Koordinator Donor Darah, Akiong Yap mengatakan, Gerakan 1.000 Kantong Darah Ramadan mendapatkan apresiasi luar biasa dari berbagai lapisan masyarakat. "Piagam penghargaan secepatnya dikirim dari Jakarta," jelasnya.

Dirincikannya, untuk hari pertama sudah terkumpul 309 kantong darah, di hari kedua naik menjadi 494 dan di hari ketiga 603 kantong darah,  hari keempat 498 kantong darah, hari kelima 399 kantong darah, hari keenam 139 kantong darah dan hari ketujuh 118 kantong darah. Total ada 2560 kantong darah yang terkumpul.

"Sebenarnya jumlah kantong bisa bertambah lagi, namun karena ada pendonor yang dinyatakan gagal tidak bisa ikut mendonorkan darahnya, karena berbagai penyebab. Di hari pertama ada 18 orang, di hari kedua ada 43 orang, sebanyak 74 di hari ketiga, 18 orang dihari keempat, 68 orang dihari kelima dan 16 orang, di hari keenam 16 orang dan hari ketujuh 22 orang. Total 259 orang pendonor yang gagal," terangnya.

Ditambahkannya, pihaknya bukan membanggakan pencapaian hasil, tapi baksos sebagai bentuk kepedulian dan sebuah misi untuk membantu pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru, Riau dalam memenuhi ketersediaan darah di Kota Pekanbaru yang membutuhkan sesikitnya 5.000 hingga 8000 kantong darah per bulannya.

Gerakan 1.000 Kantong Darah Ramadan  dalam rangka membantu Palang Merah Indonesia Pekanbaru untuk memenuhi kebutuhan darah di masa pandemi Covid-19. Kemudian wujud kepedulian dari gabungan pengusaha Tionghoa yang ada di Pekanbaru maupun yang di luar kota Pekanbaru.

Kegiatan berlangsung di Hotel Furaya mulai tanggal 14 hingga 20 Mei 2020.*

 


Berita Lain..




Daftar 20 Mobil Terlaris di Tengah Pandemi
otomotif | Rabu , 27 Mei 2020